Sudah diketahui bahwa jin dapat melihat manusia, sedangkan manusia tidak dapat melihat mereka. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لا تَرَوْنَهُمْ
الأعراف /27
“Sesungguhnya ia (Iblis) dan pengikut-pengikutnya melihat kalian dari tempat yang kalian tidak bisa melihat mereka.” (QS. Al-A‘raf: 27).
Dan karena setan adalah makhluk yang buruk, maka mereka menyukai tempat-tempat yang kotor. Allah Ta’ala berfirman,
ٱلْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَٱلْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ... الآية
النور / 26
“Wanita-wanita yang buruk adalah untuk laki-laki yang buruk, dan laki-laki yang buruk adalah untuk wanita-wanita yang buruk…” (QS. An-Nur: 26).
Karena itu, setan menghadiri tempat-tempat manusia buang hajat, dan mereka ingin menimpakan gangguan serta bahaya kepada manusia.
Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah mengajarkan apa yang harus kita lakukan agar Allah melindungi kita dari gangguan setan ketika memasuki toilet, yaitu dengan membaca doa sebelum masuk toilet,
بِسْمِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الخُبْثِ وَالخَبَائِثِ
“Dengan nama Allah, ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan perempuan.”
At-Tirmidzi (no. 606) meriwayatkan,
عَنْ عَلِيٍّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: سِتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الخَلَاءَ أَنْ يَقُولَ: بِسْمِ اللهِ (صَحَّحَهُ الأَلْبَانِيُّ فِي صَحِيحِ التِّرْمِذِيِّ (٤٩٦).
Dari Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu ‘Anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Penghalang antara pandangan jin dan aurat anak cucu Adam ketika salah seorang dari mereka masuk ke tempat buang hajat adalah membaca: Bismillah.” (Hadits ini dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi, no. 496).
Abu Daud (no. 6) dan Ibnu Majah (no. 296) meriwayatkan bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
إِنَّ هٰذِهِ الحُشُوشَ مُحْتَضَرَةٌ، فَإِذَا أَتَى أَحَدُكُمُ الخَلَاءَ فَلْيَقُلْ: اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الخُبْثِ وَالخَبَائِثِ (صححه الألباني في صحيح ابن ماجه ( 241
“Sesungguhnya tempat-tempat buang hajat itu dihadiri setan.
Maka apabila salah seorang dari kalian masuk ke toilet, hendaklah ia berkata,
Allahumma inni a‘udzu bika minal khubutsi wal khaba’its.” (Dinilai shahih oleh Al-Albani Shahih Ibnu Majah, no. 241).
Al-Husyusy adalah tempat-tempat buang hajat, termasuk toilet yang ada di rumah.
Muhtadharah Dihadiri oleh setan, karena mereka datang untuk mengganggu manusia.
Al-Khubuts adalah keburukan atau kejahatan.
Al-Khaba’its adalah jiwa-jiwa jahat, yaitu setan jantan maupun betina.
Maka doa ini adalah perlindungan dari kejahatan dan pelakunya.” (Dikutip dari ‘Aun Al-Ma‘bud)
Jika seorang Muslim membaca doa ini sebelum masuk ke toilet, Allah akan melindunginya dari gangguan setan.
Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah berkata, “Manfaat membaca Bismillah adalah sebagai penutup (penghalang). Adapun manfaat doa perlindungan itu adalah permohonan kepada Allah agar dijauhkan dari kejahatan setan, karena tempat tersebut adalah tempat yang kotor, dan yang kotor adalah tempat tinggal makhluk-makhluk yang buruk. Maka sangat tepat jika seseorang berkata, ‘Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan setan laki-laki dan perempuan,’ agar ia tidak terkena Khubuts (kejahatan/keburukan) dan Khaba’its yaitu jiwa-jiwa yang jahat.” (Asy-Syarh Al-Mumti’, 1/83).
Wallahu A’lam.