Sabtu 3 Dzulhijjah 1443 - 2 Juli 2022
Indonesian

Tujuan Membaca Al-Qur’an Adalah Merenungi Dan Mengamalkannya

Pertanyaan

Ada seseorang bagus dalam masalah membaca Al-Quran -segala puji hanya milik Allah semata-.  Apakah yang lebih utama baginya memperbanyak membaca Al-Qur’an Al-Karim di mushaf atau mendengarkan salah seorang qari (Pembaca Al-Qur’an) lewat rekaman kaset?

Teks Jawaban

Alhamdulillah.

Yang lebih mulia adalah yang lebih bermanfaat untuk hatinya dan yang paling besar  pengaruhnya ketika membaca atau mendengarkannya. Karena maksud bacaan adalah merenungi (tadabur) ayat-ayat-Nya dan memahami artinya, serta mengamalkan sesuai petunjuk yang ada dalam kitabulah Azza wa jallah. Allah berfirman:

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ        سورة ص: 29

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (QS. As-Shad: 29)

AzzaWajalla juga berfirman:

إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ           سورة الإسراء: 9

”Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min.” (QS. Al-Isra: 9)

Allah juga berfirman

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاء             سورة فصلت: 44

“Katakanlah: "Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin.” (QS. Fushilat: 44) 

(Majmu Fatawa Ibnu Baz, 24/363).

Refrensi: Soal Jawab Tentang Islam